Hari ini tanggal 2 Juli adalah batas waktu terakhir yang di berikan oleh Tengku Fakhry kepada istrinya Manohara Odelia Pinot untuk kembali ke Malaysia. Dan dikatakan oleh Fakhry pada saat melakukan konfrensi pers di Malaysia beberapa waktu lalu, jika sampai batas waktu yang ditentukan Manohara tidak juga kembali kepada dirinya yang secara resmi masih sebagai suami Manohara, maka dirinya akan mengambil langkah hukum.Dan terkait berakhirnya batas waktu yang diultimatumkan oleh Pangeran Kelantan ini, pihak Manohara Odelia Pinot nampaknya tidak menggubris ultimatum yang dilontarkan Tengku Fakhry.
Bahkan dikatakan oleh Warsito Sanyoto SH selaku salah satu kuasa hokum Manohara, bahwa pihaknya secara tegas tidak akan memenuhi tuntutan Pangeran Kelantan tersebut dan juga mengaku siap untuk menghadapi legal action apapun yang akan diambil oleh Tengku Fakhry.
“ Kami selaku tim kuasa hukum Manohara siap menghadapi apapun konsekwensinya “ tegas Warsito melalui pesan singkatnya yang dikirimkan kepada kabarnusantara.com.
Disisi lain Warsito justru balik bertanya terkait tuduhan Tengku Fakhry yang dikatakan kalau Manohara telah melanggar hukum syari’ah. “ Bagaimana dengan Fakhry yang lebih – lebih telah melanggar hukum syari’ah karena telah memperlakukan istrinya secara kejam dan menghina serta merendahkan martabat istrinya, jadi buat apa Mano kembali pada dia? “ pungkasnya. (Syachrul)
| < Prev | Next > |
|---|




