Karena merasa miris dengan nasib para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang kerap mendapat perlakukan buruk dari para majikannya, hal tersebut mendorong Duta Besar RI untuk Yordania, Zainul Bahar Nur, melakukan langkah-langkah perlindungan terhadap para buruh migrant yang bekerja di negara tersebut. Setelah melalui proses yang tidak terlalu lama, dengan di bantu oleh sejumlah asosiasi PPTKIS dan didukung penuh oleh pemerintah, akhirnya niat baik dari Zainul Bahar Nur dapat diwujudkan dengan telah disahkannya MoU antara Indonesia dengan Yordania baru-baru ini.Dikatakan olehnya, bahwa untuk saat ini jumlah TKI yang berada dipenampungan KBRI di Yordania berjumlah sekitar 350 orang, yang kalau dibiarkan tanpa adanya system perlindungan yang sudah disepakati antara kedua belah pihak seperti sekarang ini, maka diperkirakan tidak sampai satu tahun jumlah TKI yang bermasalah bisa mencapai angka 1000 orang.
“ 350 orang saja yang berada di penampungan KBRI, pemerintah harus membiayai sekitar Rp. 200 juta tiap bulannya. Berarti kalau satu tahun, maka lebih dari dua milyar dana yang harus dikeluarkan oleh pemerintah, sedangkan disisi lain, kita tidak akan mungkin mendapatkan tiket dari agen atau para majikan TKI yang bermasalah. Dan untuk perkara-perkara yang menyangkut masalah perdata, itu akan memakan waktu lama untuk penyelesaiannya “ jelasnya.
Dari permasalahan tersebut, kemudian dua tahun lalu KBRI di Amman, Yordania, akhirnya mengambil sikap keras terhadap agen TKI saat itu yang dinilai sangat tidak menghormati ketentuan yang berlaku di Indonesia serta tidak menganggap KBRI sebagai perwakilan dari Pemerintah. “ Yah setengahnya kita tidak ada kompromilah dengan mereka, kalau memang mereka (TKI-Red) harus dipulangkan ya pulangkan “ imbuhnya.
Dan dengan sikap keras yang telah ditunjukkan oleh Kedutaan Besar RI di Yordania ini, akhirnya keadaan sekarang lebih membaik, sehingga akhirnya dapat diwujudkan penandatanganan MoU antara pemerintah Indonesia dengan Yordania. Selain itu, Zainul Bahar juga menyebutkan bahwa memang selama ini pihak KBRI Yordania sangat konsen terhadap semua permasalahan yang tejadi pada semua warga negara RI di Yordania. Hanya saja yang sangat disayangkan olehnya, kadangkala agen TKI dari Indoensialah yang kerap tidak perduli terhadap nasib para TKI.
Mengakhiri wawancaranya dengan kabarnusantara.com, Duta Besar RI untuk Yordania ini mengatakan kalau perhatian dari pemerintah Yordania terhadap masalah yang menimpa para pahlawan devisa Indoensia disana sangat besar sekali. “ Perhatian mereka terhadap pemecahan masalah para TKI ini sangat luar biasa sekali “ pungkasnya. (Syachrul)
| < Prev | Next > |
|---|




