Ragam informasi terpercaya

Kabar Nusantara

Banner
You are here: Home Utama Kabar Jakarta Gubernur Fauzi Bowo Segera Maksimalkan Angkutan Massal

Gubernur Fauzi Bowo Segera Maksimalkan Angkutan Massal

E-mail Print PDF
User Rating: / 0
PoorBest 
fbKemacetan yang selama ini membelenggu ibukota DKI Jakarta sampai saat ini sepertinya belum ada  jalan keluarnya, pemandangan ini bisa dilihat disepanjang jalan protocol yang ada di Jakarta. Sejumlah solusi yang ditawarkan oleh berbagai kalanganpun belum mampu untuk mengatasinya. Menurut Gubernur DKI Jakarta, DR. Ing. Fauzi Bowo, untuk mengatasi masalah kemacetan di Ibukota Jakarta ini, solusi terbaiknya adalah menyediakan angkutan massal yang memadai.

Sementara itu Gubernur Fauzi Bowo, mengakui bahwa selama ini kemacetan masih membelit kota Jakarta. Apalagi volume kendaraan setiap tahunnya meningkat, jadi solusi untuk mengentaskan kemacetan adalah dengan menyediakan angkutan massal tersebut, dan salah satunya yakni dengan bus Transjakarta yang mempunyai jalur khusus itu. Sedangkan sampai sekarang tambahnya, bus Transjakarta sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang bermukim di Jakarta. “ Berdasarkan hasil statistik, jumlah penumpang pada tahun lalu saja mencapai 78 juta, jadi tidak benar kalau bus Transjakarta tidak diminati oleh masyarakat ” katanya.

Sementara itu hasil data dari Dinas Perhubungan Darat DKI Jakarta menunjukkan, kalau sampai sekarang pertambahan jumlah kendaraan pribadi yang ada di Jakarta jumlahnya mencapai 1.117 perhari atau sekitar 9 persen pertahunnya. Sedangkan untuk pertumbuhan luas jalan relatif tetap, tidak ada perubahan, sekitar 0,01 persen per-tahun. Sehingga jika tak segera ada pembenahan terhadap pola transportasi, sejumlah pemerhati transportasi masal memperkirakan pada  tahun 2014 nanti Ibukota Jakarta akan mengalami kemacetan total.

Selain itu hasil data dari Institute for Transportation and Development Policy menunjukkan, pengguna mobil yang beralih ke jalur khusus busway tercatat hanya 7,1 persen, sedangkan untuk pengguna sepeda motor tercatat 15,4 persen, dan sisanya merupakan angkutan umum reguler seperti bus, Metromini, Kopaja dan Mikrolet.

Dari hasil data-data tersebut kemudian Fauzi Bowo menyimpulkan, bahwa keberadaan bus Transjakarta telah memberi sumbangsih yang besar untuk mengurangi kemacetan yang selama ini membelit Jakarta. Lalu saat disinggung soal program pengaturan jam masuk sekolah 30 menit lebih awal untuk mengatasi kemacetan, Fauzi Bowo mengatakan kalau sebenarnya program itu bisa juga untuk mengatasi kemacetan.” Dan kalau ada yang mengatakan program itu tidak berpengaruh, pastinya orang itu tidak pernah bangun pagi ”ujarnya.

Sementara itu dalam pola tranportasi makro Jakarta, Fauzi Bowo menyebutkan penanganan masalah kemacetan harus dilakukan dengan mensinergikan tiga hal. Yakni hal yang pertama adalah, pengembangan angkutan umum massal, yang kedua, pembatasan penggunaan kendaraan, dan yang ketiga dengan melakukan revitalisasi infrastruktur transportasi. “ Kalau ini semua berjalan dengan baik, tidak mustahil kemacetan di Jakarta akan menurun ” terang Fauzi Bowo.(MUL)

 

Sample image

Who's Online

We have 7 guests online